Sembari menunggu Surat Edaran Bupati, selama Bulan Ramadan 1442 H,  Satpol PP Pringsewu siap menertibkan pedagang takjil (penganan berbuka) di pinggir jalan dan tempat hiburan malam.

“Dagang takjil boleh, namun harus taat prokes. Kalau melanggar akan kami tindak,” kata Kasatpol PP, Ibnu Harjianto, Jumat (9/4).

Selain itu, Ibnu mengatakan untuk menciptakan kenyamanan umat Islam yang menjalankan ibadah, Satpol PP juga akan menutup tempat hiburan malam.

“Saat Rakor dengan Kapolres beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan, saya inginnya tempat hiburan malam ditutup saat bulan puasa, karena ini kan menggangu ketentraman. Tapi sementara ini saya masih menunggu regulasinya,” paparnya.

Pihaknya juga masih menunggu soal aturan jam operasional rumah makan selama bulan puasa.

“Nanti kalau surat edaran bupati sudah turun, baru akan saya sosialisasikan poin-poinnya apa. Untuk rumah makan buka dan tutup sampai jam berapa,” tambahnya.

Ibnu menuturkan, saat bulan puasa nanti, Satpol PP memiliki program yakni Operasi Yustisi Simpatik dengan petugas gabungan terkait, yang nantinya akan rutin memberikan takjil kepada pengendara yang melintas.

“Kami akan turun ke pinggir-pinggir jalan memberikan takjil ke pengendara bersama petugas gabungan yang lain dari Diskes, BPBD, dan Dishub,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *