Usia lanjut bukan menjadi alasan untuk terus menuntut ilmu. Hal ini seperti yang dilakukan oleh sejumlah emak-emak yang belajar tahfizh di Rumah Tahfizh Qur’an (RTQ) Al Ishlah Pringsewu.

Setelah belajar tahfizh, sebanyak 27 emak – emak akhirnya mengikuti prosesi wisuda juz 30. Prosesi wisuda diadakan di Masjid Nurul Karim Dusun Jogowiryo, Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Minggu (21/3).

Prosesi wisuda yang dilaksanakan di era Pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Kegiatan wisuda dipimpin oleh Suti Raharti selaku pembina tahfizh emak-emak angkatan kelima.

Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala Pekon Yogyakarta Daryanto sekaligus takmir masjid. Kemudian sambutan oleh Ustadz Abdurahman Al Hafizh Al Bandary selaku mudir di RTQ Al Ishlah Pringsewu.

Sementara itu, Koordinator RTQ Al Ishlah Pringsewu Ustadz Latief Al Imami mengucapkan selamat kepada emak – emak yang hari ini diwisuda.

Dirinya menyebut saat ini kelas tahfizh emak – emak sudah ada 23 angkatan. RTQ Al Ishlah bertekad menjadikan Pringsewu kabupaten penghafal Al Qur’an.

“Mohon do’a agar peserta tahfizh anak – anak maupun emak – emak semakin banyak di Pringsewu. Agar Pringsewu menjadi kabupaten penghafal Al Qur’an,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Nafi Al Faruq (Pengasuh Ponpes Tahfizhul Qur’an Khadija, Pesawaran) dengan tema Adab Penghafal Al Qur’an.

Dalam wisuda tersebut peserta termuda berusia 36 tahun dan yang tertua yang tertua berusia 70 tahun. Namun, peserta tertua sudah mengikuti ujian tetapi sebelum mengikuti prosesi wisuda sudah meninggal dunia.

Mereka yang diwisuda adalah Hj. Sri Suharni (55 th), Hj. Taryati (61 th), Hj. Mursiyah (69 th), Hj. Suwarti (67 th), Siti Muryani (66 th), Sukini (53 th), Suharti Ningsih (54 th), Hj. Maryam (68 th), Hj. Huriyah (70 th) diwakilkan, Sukesih (61 th), Anna Husnawati (56 th), Purwati (47 th) dan Novildayani (39 th).

Nur Salafiyah (49 th), Saelana (42 th), Juni Astuti (43 th), Hj. Rosita (56 th), Mira Wati (36 th), Relina (52 th), Siti Faridah Salmah (37 th), Uswatun Hasanah (40 th), Hj. Hidayati (52 th), Hj. Mawar Wati (45 th), Hj. Basiyah (53 th), Tuti Syafi’iyah (46 th), Sutarti (46 th) dan Hj. Farikah ‘Aini (45 th). (rif/hin/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *