Pringsewu “Alhamdullilah”, Beras jatah 15 Kg yang bau apek, sudah diganti”. ucap ibu (rs) salah satu warga di pekon Bumi Arum Kecamatan Pringsewu, yang mendapatkan jatah beras sebanyak 15 Kg pada bulan Januari, dan beras itu tidak dikonsumsi karena bau apek.

Ibu (rs) melalui anaknya (M) yang merupakan salah satu Mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta di Pringsewu menuturkan, satu hari setelah dimuat di media online Sumatera Post. Ibunya didatangi beberapa orang pendamping program BPNT dan pemilik tender beras, Sabtu (20/2) sekira pukul 19.00 wib

Mereka membawa beras yang baru pengganti yang bau apek, sebanyak 2 karung masing -masing 15 Kg, karena kantong yang satunya untuk tetangga ibu (rs).

(M) anak ibu (rs) menuturkan, kalau salah satu dari rombongan mengatakan, “Ini kami ganti, jika ada terjadi terulang barang yang tidak layak dimohon segera melaporkan kepada petugas” ujar (M)

Pengusaha Beras (H) saat dikonfirmasi, melalui Hand Phone Cellular, Sabtu (20/2). mengatakan, itu bukan beras kami, karena kami mendistribusikan beras sesuai dengan permintaan, dan beras bagus tidak apek, gak mungkin kami akan memberikan beras asalan, ujarnya.

Untuk diketahui berita sebelumnya dinyatakan, Miris mendengar keluhan salah satu warga di Pekon Bumi Arum Kecamatan Pringsewu pada bulan Januari menerima jatah Beras 15 Kg tapi bau apek, sehingga tidak layak dikonsumsi.

Ibu (rs ) yang tinggal di pekon Bumi arum, Kecamatan Pringsewu, Jum’at (19/2) dirumahnya didampingi suami dan anaknya menunjukkan beras yang diterima sebanyak 15 Kg tidak bisa dikonsumsi karena bau apek, dan sebagian sudah diberikan untuk campuran makan ternak.

Dia mengaku merupakan anggota PKH dan setiap bulannya ATM miliknya dikumpulkan menjadi satu dengan warga lainnya untuk dicek ke E Brilink di pekon tersebut, apakah sudah ada uangnya atau belum ?
Jika sudah ada maka akan diberi jatah 15 Kg Beras, Kentang 1 Kg, Telor 10 biji, kacang ijo atau kacang tanah 1/2 Kg. Dan pada bulan Januari ternyata beras yang diterima bau apek sehingga tidak dikonsumsi.

Bahkan menurut pengakuannya bukan hanya dirinya yang dapat bau apek, namun beberapa warga mengalami hal serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *