4:35 pm - Monday June 18, 2018

STMIK PRINGSEWU – NIKMATNYA BERBAGI DENGAN SESAMA

20180226_085020

STMIK PRINGSEWU – Senin (26/2), Sebanyak 30 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu kelas Line 1 melaksanakan kegiatan “Peduli dan Berbagi”, kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan pengamalan nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila. Kegiatan tersebut didampingi secara langsung oleh dosen pengampu Pancasila, Sudewi, M.M.

Sudewi, M.M mengatakan, Let’s share and care, yang artinya marilah kita berbagi dan peduli. Hal ini mengandung makna bahwa dalam kehidupan hendaknya kita saling berbagi dan peduli dengan dan kepada orang lain. Berbagi tidak dapat dilepaskan dari peduli. Berbagi dan peduli ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan.

Manusia merupakan makhluk yang didalam hatinya diberikan oleh Allah SWT kerinduan untuk senantiasa berbagi. Berbagi mengindikasikan pengorbanan dan kerelaan untuk memberi. Semakin banyak memberi, semakin tidak akan merasa kekurangan. Pengorbanan yang paling tinggi adalah dalam bentuk penyangkalan diri, yakni ketika yang dikorbankan adalah harga diri sendiri untuk meningkatkan harga diri orang lain. Disinilah keindahan berbagi daripada sekedar menerima.
20180226_085021

Kegiatan ini mengajarkan kita untuk saling peduli, mewujudkan rasa cinta kasih, dan saling menolong bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Dalam kegiatan tersebut kita akan mendapatkan banyak pelajaran, terutama pada lingkungan masyarakat. Kita sebagai manusia memliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan tersebut juga membantu pembentukan sikap dan kepekaan sosial dari diri kita.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa STMIK Pringsewu kelas line 1 merupakan refleksi diri, nikmatnya berbagi dengan sesama. Alangkah indahnya hidup ini jika masing-masing kita menyadari akan eksistenis keberadaan kita di dunia ini.

Hidup ini akan terasa indah jika kita dapat berbagi dengan sesama. Rasakanlah betapa nikmatnya jika kita bisa berbagi kebahagiaan dengan yang lain. Janganlah kebahagiaan itu hanya kita nikmati seorang, karena itu semua menyebabkan kebahagiaan kita akan cepat sirna. Berbagilah maka hidup ini akan terasa lebih nikmat.

Kesejahteraan tidak saja dimaknai atas sejahteranya pribadi seseorang dalam menjalani hidup ini, akan tetapi kesejahteraan yang sesungguhnya adalah terlihat dalam kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk peduli terhadap sesama. Karena dalam nilai-nilai kemanusiaan, kebahagiaan yang didapatkan oleh manusia tidak hanya dari sesuatu yang bersifat materi, tetapi ada yang lebih membahagiakan dari itu, yaitu kepuasan hati. Ada kepuasan tersendiri dalam diri kita saat kita dapat berbagi kepada orang lain dengan memberi dari apapun yang kita miliki.
20180226_085022

Sudewi menegaskan, sesuai dengan sila kedua, “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Sila ini menyorot nilai Kemanusiaan. Pada dasarnya, semua manusia itu sama. Sebagai mahasiswa kita harus berprinsip bahwa hakikat manusia itu sama dan tidak adanya perbedaan derajat maupun martabat. Karena persamaan inilah menuntut kita untuk saling menyayangi dan menghargai.

Sementara Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaa Nur Aminudin mengatakan, berbagi dan peduli termasuk dua perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai implementasi dari sifat tolong-menolong, dan ini diperintahan Allah SWT dalam QS. Al-Maidah ayat 2: “….Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran…”.

Sebagai makhluk sosial, dalam kehidupannya sehari-hari, manusia saling membutuhkan antara sesamanya. Orang miskin membutuhkan pertolongan dari yang kaya berupa makanan, uang, dan materi yang lainnya. Orang yang kaya pun membutuhkan pertolongan dari orang yang miskin berupa jasa, tenaga, dan sebagainya.(*na)

Filed in: BEM, Info Kampus, Umum

Leave a Reply