10:48 pm - Sunday October 21, 2018

PEMBEKALAN KKN

STMIK PRINGSEWU – Sebanyak 210 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula STMIK Pringsewu, Rabu (18/7).

SUDEWI

Sudewi selaku Ketua Badan Pelaksana KKN STMIK Pringsewu mengatakan, dari 210 mahasiswa tersebut terbagi atas 3 Kecamatan (Gading Rejo, Ambarawa, Pardasuka) dan dari 3 Kecamatan tersebut 210 mahasiswa akan ditempatkan pada 20 Pekon di Kabupaten Pringsewu. Tujuan dari pembekalan KKN adalah memberikan wawasan, pengetahuan, keterampilan , dan teknik untuk melaksanakan kegiatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan KKN mulai dari observasi dan penrencanaan sampai dengan evaluasi hasil pembuatan laporan, sehingga mahasiswa siap dalam hal persiapan Kuliah Kerja Nyata.

KKN kali ini bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pekon Melalui Implementasi Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat serta Membangun Sinergi dengan Pemerintah Daerah”.

Sudewi menambahkan, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat. Teknologi informasi merupakan sebuah kebutuhan primer yang wajib di penuhi oleh setiap masyarakat. Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan dan memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.

Kesenjangan informasi dapat ditempatkan sebagai salah satu indikator kemiskinan. Kesenjangan informasi menunjukkan ketidakmampuan mengakses dan menggunakan informasi yang akan berdampak pada kesejahteraan seseorang. Oleh karen itu Pemberdayaan masyarakat dalam bidang informasi merupakan hal yang penting, karena teknologi informasi merupakan suatu aspek yang dapat mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat pekon. Sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025, masyarakat informasi Indonesia diproyeksikan terwujud pada periode jangka menengah ketiga, yaitu tahun 2015-2019. Penetapan sasaran ini didasarkan pada kenyataan bahwa kemampuan untuk mendapatkan, mengolah, dan memanfaatkan informasi mutlak dimiliki oleh suatu bangsa tidak saja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa tersebut, tetapi juga untuk meningkatan taraf dan kualitas hidup masyarakatnya. (*na)

Filed in: BEM, Info Kampus, Info Penting, Teknologi, Umum

Leave a Reply